1.tradisi wetonan
Tradisi Jawa Tengah yang pertama adalah tradisi wetonan. Wetonan dalam bahasa Jawa memiliki arti keluar.
Namun, wetonan yang dimaksud di sini berhubungan dengan kelahiran orang.
Tradisi wetonan adalah upacara yang dilakukan guna menyambut bayi yang baru lahir.
Tradisi wetonan ini dilakukan supaya nantinya bayi tersebut akan terhindar dari bahaya serta bisa mendapatkan rezeki serta keberuntungan yang lebih.
2. Upacara Ruwatan
Upacara ruwatan juga masih dilestarikan hingga sekarang sebagai tradisi Jawa Tengah.
Sebagai contoh, di daerah Dieng Wonosobo, bagi anak-anak yang memiliki rambut ikal gimbal biasanya dianggap mirip dengan buto ijo sehingga harus diadakan upacara ruwatan.
Hal ini dilakukan guna mengusir hawa jahat dan hal-hal buruk yang dibawa oleh buto ijo.
3. Upacara Larung Sesaji
Tradisi Jawa Tengah ini bisa dengan mudah dijumpai di daerah-daerah yang ada di pinggir pantai, terutama di pesisir utara dan Selatan.
Upacara larung saji dilakukan dengan cara menghanyutkan beberapa bahan makanan berupa hasil panen dan hewan sembelihan ke lautan dengan menggunakan perahu.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur pada Sang Pencipta akan hasil laut yang telah diberikan kepada para nelayan.
Selain itu, upacara ini juga dilakukan guna mendoakan keselamatan para nelayan agar bisa melaut dengan selamat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar